Jumat, 27 Februari 2009

Brom

BROM
Kenalkan namaku brom.Nama lengkapnya sich bromin,tapi teman-teman suka memanggilku dengan nama pendekku saja Br.Aku anak ke tiga dari kelurga halogen, alamatku di kampung SPU gang VIIA nomor 35.Saudaraku ada empat orang, Kakak ku ada dua yang pertama namanya fluor , dan yang kedua namanya khlor.Adikku juga ada dua yaitu yodium dan astatin, Aku juga berteman baik dengan anak tetangga terutama selenium dan krypton
Karena tubuhku coklat kemerahan apalagi kalau pekat,maka aku akan semakin merah. Sehingga berat tubuhku mencapai 80 kg.dan berat jenisku 3,12 gram/cm3,dengan kerapatan 3,0 g/cm3dan volume 23,5 cm3/mol dan jari-jari atom 115 serta jari-jari ion195. Tubuhku juga akan meleleh pada suhu 332 kelvin dan mendidih pada 590C.Keelektronegatifan tubuhku mencapai 2,8 dengan energi ionisasi 1140 kj/mol dan afinitas elektron 342kj/mol.Bilangan oksidasiku -1,+1,+3,+5 dan +7.Entalphi penguapanku 14,725 kj/mol dan entalphi pembentukan 5,286 kj/mol tubuhku juga mempunyai bentuk struktur kristal ortorombik.Aku pengoksidasi kuat setelah kakak-kakakku. Selain tubuhku berbau rangsang dan menusuk, sejak lahir aku juga punya kelainan yaitu suka sekali menguap dan tubuhku berubah menjadi monster molekul gas diatomik yang menakutkan. Klo sudah berubah orang –orang akan memanggilku dengan sebutan bromida dan mereka sangat ketakutan padaku , karena aku beracun.dan buat kalian hati-hatilah berteman denganku karena jika kulitku tidak sengaja tersentuh kulit kalian, maka aku akan melukai kulit kalian dan itu hanya bisa di sembuhkan dalam jangka waktu yang lama. Apalagi jika aku sedang main dengan air bersama kakakku khlorin kemudia kami kena sinar matahari secara langsung maka aku akan berubah menjadi karsinogen bromat yang dapat menyebabkan kanker.
Sebenarnya tempat kelahiranku di lautan lepas,di sana aku berbentuk garam-garam halida dari natrium,magnesium,kalium dan kalsium.dan di sana aku mempunyai ion halida sebanyak 5x10-7molar saja. Suatu hari di tahun 1826 aku pernah tersesat dan ditemukan oleh dua ilmuan yaitu antoine dan Jerome balard. Sejak saat itulah orang-orang memburuku .Mereka mengambilku dengan cara mengasamkan tempatku ,atas bantuan H2SO4 encer dan khlor kemudian di hembuskan udara maka di perolehlah aku dengan volume yang cukup besar, tapi aku belum murni.kemudian aku di paksa berteman dengan SO2 dan uap air kemudian dengan Cl2 kakaku. Setelah penyulingan dengan bantuan KBr dan tambahan KOH maka di perolehlah aku. Meskipun tidak sebanyak klorida, dari 1m3 air laut mereka dapat mengambil bagian tubuhku sebanyak 3 kg
Selama bertahun-tahun manusia menjadikanku etilenbromida lalu di campurkan kedalam bensin bertimbal. Tujuannya agar aku bisa merayu timbal agar tidak menempel atau melekat pada silinder atau piston. Karena sama-sama terpaksa timbal dan aku bergabung menjadi PbBr2 dan berontak menguap keluar bersama-sama.dengan gas buangan sebagai pembalasan kepada manusia kami pun cemari udaranya dan kami kikis lapisan ozonnya. Manusia juga suka memaksaku berteman dengan perak menjadi AgBr sehingga kami menjadi sensitif terhadap cahaya pada film fotografi. Selain itu aku juga suka di gunakan sebagai obat penenang,desiinfektan ,fumigan,pembuatan senyawa organik dan dalam wujud metilbromida , aku suka membantu manusia untuk memadamkan kebakaran.

cara pembuatan

D. Cara pembuatan
a. Proses Frasch
Cara frasch adalah mengambil belerang dari deposit belerang di bawah tanah, pompa frasch dirancang oleh Herman Frasch dari Amerika Serikat tahun 1904.
Pada proses ini pipa logam berdiameter 15 cm yang terdapat 2 pipa konsentrik yang lebih kecil ditanam sampai menyentuh lapisan belerang. Uap air yang sangat panas dipompa dan dimasukan melalui pipa luar, sehingga belerang meleleh. Kemudian dimasukan udara bertekanan tinggi melalui pipa terkecil, sehingga terbentuk busa belerang dan terpompa ke atas melalui pipa ketiga. Seperti gambar di bawah ini




.
Kemurnian belerang yang keluar mencapai 99,5%. Pada dewasa ini 50% belerang yang digunakan dalam industri diperoleh dengan proses frasch


b. Proses kontak



Pada pembuatan belerang dengan proses kontak bahan baku yang digunakan belerang, udara dan air.
S(s)+O2(g) SO2(aq)
2SO2(g)+O2(g)↔2SO3(g)
SO3(g)+H2O(l)→H2SO4(aq)
Pertama-tama belerang padat dimasukan kedalam drum berputar lalu dibakar dengan oksigen dari udara dan hasilnya gas SO2 dimurnikan dengan pengendap elektrostatika ( kawat-kawat betegangan tinggi ) partikel-partikel debu dan kotoran lain menjadi bermuatan dan tertarik oleh kawat yang muatannya berlawanan, sehingga debu-debu itu jatuh kelantai ruangan.
Campuran gas SO2 dan udara kemudian dialirkan kedalam ruangan yang dilengkapi katalis serbuk V2O5. Disini berlangsung proses kontak yaitu kontak antara campuran gas-gas dengan katalis. Gas SO2 bereaksi dengan oksigen dengan udara untuk membentuk gas SO3.
2SO2(g)+O2(g)↔2SO3(g) ∆H = -90 kJ
Agar reaksi ini bergeser kekanan gas SO3 yang terbentuk segera direaksikan dengan air untuk menghasilkan H2SO4
SO3(g)+H2O(l)→ H2SO4(aq)
Gas SO3 direaksikan dengan H2SO4 untuk membentuk asam pirosulfat, H2S2O7 kemudian barulah asam pirosulfat direaksikan denga air untuk membentuk asam sulfat SO3¬(g)+H2SO4(aq) →H2S2O7(aq)
H2S2O7(aq)+H2O→2H2SO4¬(aq)
E. Senyawa-senyawa sulfur
1. Hidrogen Biner
Hidrogen Sulfida
Hidrogen Sulfida adalah sebuah bahan kimia laboratorium yang penting, karena di pakai secara luas dalam analisis kualitatif. Zat ini dapat dengan mudah di buat dengan aksi asam terhadap sulfida logam, atau dengan hidrolisis tioasetamida :
FeS + 2HCl → H2S + FeCl2
CH3CSNH2 + H2O → H2S + CH3CONH2
Hidrogen Sulfida adalah gas yang beracun dan dapat larut dalam air.
H2S + H2O → H3O+ +HS-
2. Polisulfida Logam
Belerang tidak hanya terikat bersama dalam belerang unsur, tetapi dapat bereaksi juga dengan ion sulfida dengan membentuk ion polisulfida.
BaS + 2S → BaS3
Ion polisulfida ukurannya berkisar dari S22- sampai S63-. Kristal polisulfida yang paling terkenal, yaitu bijih besi yang umum seperti pirit (FeS2).
3. Oksida dan Asam okso
a. SO2 dan SO3
Sulfur dioksida (SO2) adalah gas tidak berwarna. Berbau khas memerihkan mata dan dapat merusak saluran pernapasan, sebab apabila terisap oleh pernapasan secara berlebihan akan bereaksi dengan air dalam saluran pernapasan dan membentuk asam sulfit yang akan merusak jaringan dan menimbulkan rasa sakit. Sulfur dioksida dapat terbentuk pada pembakaran batu bara yang mengandung belerang, dan pemanggangan bijih sulfida. Sulfur dioksida dapat melarut dengan baik dalam air.
SO2(g) + H2O(l) → H2SO3 (aq).
Sampai kini belum ditemukan sepesi H2SO3 dalam larutan, dan dianggap bahwa jika SO3 dialirkan kedalam air terbentuk suatu hidrat, namun telah dikenal garam hidrogen sulfit dan garam sulfit. Setengah dari sulfur dioksida berasal dari pembangkit energi dan proses industri yang menggunakan bahan baku yang mengandung belerang.
Meskipun pada keadan biasa SO3 sukar terbentuk pada keadaan tertentu, SO2 dapat dioksida menjadi SO3. London smog / smog kelabu terjadi dari campuran SO partikulat dan kabut, zat dalam partikulat dapat mengkatalisa pembentuk SO3 dari SO2 dan dengan udara lembab dapat menghasilkan kabut yang mengandung asam sulfat.
Sifat SO2 yang mudah larut dan menghasilkan asam seperti dijelaskan di atas mengakibatkan persoalan lingkungan seperti misalnya hujan asam.Terjadinya hujan asam yaitu dari pembakaran bahan bakar posil seperti minyak dan batu bara akan di hasilkan NOx dan SOx juga partikel lain.Polutan akan tinggal beberapa lama di udara dan kemudian musnah terdeposisi kepermukaan bumi , selama polutan diudara, kualitas udara menurun yang dapat berakibat langsung pada kesehatan manusia seperti sesak napas / gatal-gatal di kulit. Polutan seperti oksida sulfur (SO2) dan dioksida nitrogen (NO2) melalui reaksi oksidasi dengan ozon akan berubah menjadi (SO3) dan NO3 selanjutnya berubah menjadi senyawa sulfat dan senyawa nitrat.
Senyawa-senyawa tersebut akan berpindah dari atmosfer kepermukaan bumi melalui hujan dan deposisi langsung sehingga di kenal dengan deposisi basah dan deposisi kering. Proses deposisi basah terjadi dengan pembentukan awan dan akhirnya turun sebagai hujan salju atau kabut yang mengandung asam.
Deposisi asam yang terkandung dalam hujan dapat menggambarkan kondisi keasaman air hujan dalam angka pH. Kategori angka pH mengindikasikan hujan basa atau asam. Bila air hujan mempunyai nilai pH di bawah 5,6 di katakan telah terjadi hujan asam di daerah tersebut.
b. Asam Sulfat
Pada suhu kamar belerang trioksida berupa padatan yang terdiri dari satuan SO3 dengan struktur yang rumit. Padatan ini mudah menguap dan pada pase gas SO3 terdiri dari molekul segitiga planar . Sulfur trioksida dapat dibuat dengan cara oksida belerang dioksida dengan oksigen.
2SO2(g) + O2(g) → 2SO3 ∆H = -98kJ mol-1
SO2 sangat stabil diudara. Dengan adanya katalis, oksida SO2 menjadi SO3 segera berlangsung. Gas SO3 bereaksi dengan air membentuk H2SO4
SO3(g) + H2O (l) → H2SO4(l)
Pabrik asam sulfat memerlukan belerang dioksida yang dapat diperoleh dari
a. Pembakaran belerang
S + O2 → SO2
b. Pirit (seng sulfida)
Pada pemanggangan bijih-bijih logam ini, dihasilkan sulfur dioksida sebagai hasil samping
4FeSO4 + 11O2 → 2Fe2O3 + SO2
2ZnS + 3O2 → 2ZnO + 2SO2
c. Anhidrit.CaSO4
CaSO4 + 2C → 2CO2 + CaS
CaS + 3CaSO4 → 4CaO + 4SO2
Untuk mempermudah pengenalan asal dari gas oksida belerang dan terjadinya asam sulfat di atmosfer dapat dilihat skema berikut ini :


c. Thiosulfat
Dalam sejumlah senyawa sebuah atom belerang dianggap menggantikan sebuah atom oksigen. Belerang bereaksi dengan ion sulfit membentuk sebuah ion sulfat :
S + SO32- → S2O32-

F. Kegunaan sulfur
Sulfur mempunyai banyak kegunaan diantaranya sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat, pembuatan karbon di sulfida, CS2 (bahan baku serat rayon) serta pada proses vulkanisasi karet (ikatan silang belerang akan memperkuat polimer karet).
A. Asam sulfat
Di gunakan sebagai bahan baku senyawa-senyawa sulfat, antara lain sebagai berikut:

1. H2SO4 di gunakan sebagai pereaksi dalam pembuatan pupuk superfosfat, Ca(H2PO4)2.dengan reaksi Ca3(PO4)2 + 2H2SO4 → Ca(H2PO4)2 + 2CaSO4
2. Al2(SO4)3 zat penjernih air yang dikenal dengan tawas
Tawas tersebut di tambahkan pada air yang keruh sehingga air yang keruh tadi menjadi jernih kembali
3. H2SO4 digunakan sebagai elektrolit pada aki kendaraan bermotor
H2SO4 dalam aki di gunakan sebagai cairan elektrolit untuk merendam pelat positif dan pelat negative pada aki,misal bahan aktif dri pelat positif terbuat daari oksida timah coklat(PbO2)sedang bahn aktif dari pelat negative ialah timah (Pb).pelat-pelat tersebut terendam oleh cairan elektrolit yaitu asam sulfat sehingga oksigen pada pelat positif akan bereaksi dengan hydrogen pada cairan elektrolit yang secara perlahn-lahan keduanya bergabung /berubah menjadi air (H2O),asam sulfat pada pada cairan elektrolit bergabung dengan timah di pelat positif maupun negative sehingga menempel di pelat-pelat tersebut dan membantu aki mengeluarkan arus .reaksi ini akan terus berlangsung sampai isi (tenaga baterei habis) atau mengalami discharge.
4. H2SO4 di gunakan untuk membersihkan logam-logam pada proses galvanisasi dan penyepuhan. Lapisan oksida pada permukan logam dihilangkan agar bahan penyalut dapat menempel kuat.
5. Industri Amonium Sulfat (NH4)2SO4
Senyawa amonium sulfat sebagai jenis pupuk yang di kenal dengan pupuk Z.A (zwavelvur amonium).Pupuk ini dibuat dengan mereaksikan asam sulfat dan Amonia
2NH3 + H2SO4 → (NH4)2SO4
12. Dalam pembuatan fotografi .
Na2S2O3.5H2O di gunakan dalam fotografi untuk melarutkan perak bromida yang tidak reaktif dari emulsi dengan pembentukan komplek [Ag(S2O3)] dan [Ag(S2O3)2]3-
13. Alkil benzena sulfonat dalam deterjen.Deterjen dengan bahan ini bersifat keras, cara pembuatannya yaitu dengan mereaksikan Alkil Benzena dengan Belerang Trioksida, asam Sulfat pekat atau Oleum. Reaksi ini menghasilkan Alkil Benzena Sulfonat. Jika dipakai Dodekil Benzena maka persamaan reaksinya adalah
C6H5C12H25 + SO3 C6H4C12H25SO3H
(Dodekil Benzena Sulfonat)
Reaksi selanjutnya adalah netralisasi dengan NaOH sehingga dihasilkan Natrium Dodekil Benzena Sulfonat. Kemudian bahan yang sering di gunakan dalam deterjen yaitu lauril sulfat / lauril alkil sulfonat, deterjen dengan bahan ini sifatnya lunak cara pembuatannya yaitu mereaksikan Lauril Alkohol dengan asam Sulfat pekat menghasilkan asam Lauril Sulfat dengan reaksi:
C12H25OH + H2SO4 C12H25OSO3H + H2O
Asam Lauril Sulfat yang terjadi dinetralisasikan dengan larutan NaOH sehingga dihasilkan Natrium Lauril Sulfat.
B. Vulkanisasi karet dan ban
Selain sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat, belerang juga berperan dalam proses vulkanisasi karet. Charles Goodyear pertama kali di tahun 1839 melakukan vulkanisasi ini dengan mencampurkan sulfur pada karet alam melalui proses pemanasan.
Karet alam merupakan polimer alam yang terkenal , terdiri dari beberapa ribu “ satuan isoprene ” yang terhubungkan satu sama lain,ikatan ini di sebut cross-linking.Rumus isoprene (2-metil butadiene) .
CH3 H

H2C ══ C − − −C ══ CH2
Dalam molekul karet , satuan isoprene saling bersambung membentuk rantai panjang. rumus molekulnya dapat di nyatakan dengan (C5H8)n.
Rantai yang sangat panjang dari satuan isoprene tidak dapat tersusun rapih sehingga karet terdiri dari kumpulan rantai yang kacau.
Jika karet di tarik , rantai tidak menjadi lurus, tetapi saling bertindihan.Karet alam tidak elastis dan mudah dioksidasi karena terdapat ikatan rangkap karbon-karbon , jika karet alam di panaskan bersama sedikit belerang maka karet ini menjadi elastis dan stabil. Rantai yang terpisah di sambung dengan atom belerang .Proses ini di sebut vulkanisasi.
∂∂∂ C ═ C ∂∂∂∂∂ C ═ C ∂∂∂ ∂∂∂C − C∂∂∂∂∂ C − C ∂∂∂

S S

S S

∂∂∂ C ═ C ∂∂∂∂∂ C═C C─C∂∂∂∂∂∂ C ─ C ∂∂∂

S S

S S

∂∂∂ C ═ C ∂∂∂∂∂ C═C ∂∂∂ C ═ C ∂∂∂∂∂ C − C ∂∂∂

Karet mentah karet hasil vulkanisasi

Vulkanisasi karet




SIMPULAN

Sulfur merupakan salah satu unsur kimia dalam table priodik dengan simbol S, nomer atom 16 dan termasuk dalam periode tiga.Unsur belerang di alam di temukan sebagai unsur bebas dan sebagai senyawaan. Cara pembuatan sulfur dilakukan dalam dua tahap yaitu dengan cara proses kontak dan proses pompa frasch
Sulfur dalam bentuk senyawa sangat penting dalam kehidupan diantaranya sebagai pembuatan bahan baku asam sulfat dan vulkanisasi karet. Selain berguna untuk kehidupan, sulfur juga mempunyai dampak yang berbahaya bagi kehidupan misalnya senyawa-senyawa belerang yang bertindak sebagai zat pencemar yang berbahaya adalah SO2 dan SO3 yang dapat menyebabkan radang paru-paru dan tenggorokan (merusak saluran pernapasan ) dan hujan asam.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Hiskia. 2001. Kimia Unsur dan Radiokimia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Anshory, Irfan. 2005. Kimia SMU. Jakarta.: Erlangga.
Sudarmo,Unggul. 2006. Kimia SMA.Jakarta: Erlangga.
Wilkinson dan Cotton. 2007. Kimia Anorganik Dasar. Jakarta: Universitas Indonesia.
Ratih,Dkk. 2002. Kimia 2B. Jakarta : Bumi aksara
http://www.tekmira.esdm.go.id/data/belerang/ulasan.
http://ms.wikipedia.org/wiki/sulfur
http://id.answers.yahoo.com
http://tech.groups.yahoo.com/group kimia_indonesia/message/5424
http://smk3ae.wordpress.com/2008/07/15/metode-pengolahan-detergen/
http://kun.co.ro/2007/01/10/
http://id.wikipedia.org/wiki/Karet
http://rusiman.bpdas-pemalijratun.net/index.php?option=com_
http://www.damandiri.or.id/file/charlesipbbab2.pdf
http://verliany.wordpress.com
C. SIKLUS BELERANG

Siklus belerang
Ada tiga sumber alami pokok unsur hara belerang (S) bagi tanah yan menyediakan belerang untuk tanaman. Ketiga sumber tersebut ialah: (1) mineral tanah, (2) gas belerang dalam atmosfir, dan (3) bahan organik. Disamping itu ada 4 aliran utama belerang ke atmosfir dengan urutan sebagai berikut; lepasan/produk bakteri < pembakaran bahan bakar fosil < penghembusan garam-garam laut < pelepasan gas volkan. Belerang dari daratan cenderung terbawa air ke laut. Namun belerang di daratan tak tampak habis setelah jutaan tahun, karena kembali ke darat. .Proses tersebut terjadi karena tumbuhan laut, yang memiliki sel-sel sederhana. Tumbuhan ini berusaha hidup dengan menahan masuknya garam (NaCl) ke dalam selnya. Ini dilakukan dengan membentuk senyawa penahan yang berbahan baku belerang, karena pasok belerang di laut banyak sekali yang datang dari daratan. Waktu sel mereka terurai, senyawa penahan ini pecah dan menghasilkan gas dimetil sulfida (DMS) yang lepas ke atmosfir. Setiap saat, sejumlah besar senyawa ini dilepas ke atmosfir, dan senyawa ini mampu menjadi inti kondensasi uap air. Pada gilirannya, terbentuk awan, yang menjadi hujan. Saat hujan jatuh di darat, senyawa belerang ini dikembalikan ke daratan untuk dimanfaatkan makhluk daratan. Seperti tumbuhan hewan dan manusia.Lalu ampasnya dibuang lagi ke laut, untuk di manfaatkan kembali oleh tumbuhan laut tadi.. Proses tersebut bukan saja memungkinkan hidupnya makhluk yang terlibat, tetapi juga memungkinkan bumi memiliki suhu yang mendukung .

sifat fisika dan kimia

B. Sifat fisika dan kimia
a. Sifat Fisika
Berikut ini merupakan sifat-sifat fisik dari belerang
Sifat fisika
fase Solid
Massa jenis (sekitar suhu kamar) (alfa)2.08 g/cm3
Massa jenis (sekitar suhu kamar) (beta)1,96 g/cm3
Massa jenis (sekitar suhu kamar) (gama)1,92 g/cm3
Massa jenis cair pada titik lebur
1.819 g/cm3
Titik lebur 388.36 K(115.21oC,239.38oF)
Titik didih 717.8K(444.6oC,832.3oF)
Kalor peleburan (mono)1.727 kJ/mol
Kalor penguapan (mono)45kJ/mol
Kapasitas kalor (25oC)22.75J/(mol.K)

b. Sifat Kimia
Sifat atom
Struktur kristal orthorhombic
Bilangan oksidasi -1, ±2, 4, 6 (oksida asam kuat)
Keelektronegatifan 2.58 (skala pauling)
Energi ionisasi Pertama 999.6 kJ/mol,
kedua:2252 kJ/mol,
ketiga :3357 kJ/mol
Jari-jari atom 100 pm
Jari-jari atom (terhitung) 88 pm
Jari-jari kovalen 102 pm
Jari-jari vander waals 180 pm

sumber-sumber di alam

A. Sumber – sumber di alam
Unsur sulfur dapat di peroleh dari mata air panas dan kawasan gunung berapi di berbagai belahan dunia, terutama di sepanjang lingkaran api pasifik.
Sulfur di alam terdapat dalam keadaan bebas maupun sebagai bijih sulfida, FeS2, PbS, ZnS, dan sebagai sulfat CaSO4.2H2O dan MgSO4.7H2O.Unsur sulfur kita temukan pada gunung berapi misalnya di pegunungan dieng, pegunungan tengger dan bromo. Selain itu belerang bebas terdapat sebagai deposit belerang di dalam perut bumi.
Belerang terdapat dalam dua bentuk alotrop (polimorf).Kedua alotrof ini adalah belerang rombik, berwarna kuning yang di sebut belerang – α (tidak leleh 112,8°C). Pada suhu 95,6°C, belerang rombik berubah menjadi belerang monokolin yang di sebut belerang – β (titik leleh 119,25°C). Unsur ini mendidih pada 444,6°C.Satuan struktur kedua bentuk alotrop dalam keadaan cair mengerut menjadi lingkar S8. Jika belerang cair di panaskan ,viskositasnya berubah karena perubahan struktur dalam molekul belerang. Pada suhu agak di atas titik leleh , terbentuk cairan berwarna kuning muda yang terdiri dari satuan S8. Jika suhu di naikan lagi, warna cairan menjadi gelap, dan kira-kira pada 160°C, berupa lingkar S8 putus menjadi rantai spiral panjang (belerang – μ) dengan beberapa satuan S6 ( belerang – π ) antara 160°C dan 180°C, viskositas cairan mencapai maksimum dan tidak dapat di tuang.Unsur belerang berupa campuran satuan S8,S6,S4 dan S2 komposisinya bergantung pada suhu. Jika cairan belerang ( pada 250°C – 350 °C ) di tuang kedalam air dingin , di peroleh belerang plastis, berupa serat yang terutama berbentuk μ.Jika di biarkan , lama kelamaan berubah menjadi belerang rombik.
Senyawa-senyawa belerang juga terdapat sebagai pengotor (impuritis) pada gas alam, minyak bumi, dan batu bara. Senyawa belerang termasuk logam sulfida seperti pirit (besi sulfida), sinabar (merkuri sulfida), galena (plumbum sulfida), sfalerit (zink sulfida), dan stibnit (antimoni sulfida), dan logam sulfat seperti gipsum ( kalsium sulfat ) alunit ( kalium aluminium sulfat, dan barit ( barium sulfat ).

sulfur dan senyawanya

Oleh: Halimah mahasiswa pend.kimia
Uin Sunan Gunung Djati Bandung


Belerang sudah di kenal manusia sejak zaman purba, dan hampir semua bahasa memiliki nama sendiri-sendiri untuk unsur ini. Sulfur berasal dari kata sansekerta yaitu sulvere , latin sulpur dan dalam bahasa arab yaitu sufra yang artinya warna kuning terang. Pada tahun 1770-an , Antoine lavoisier menemukan bahwa sulfur merupakan jenis unsur dan bukan suatu senyawa. Tahun 1867, sulfur di temukan dalam bentuk endapan di bawah tanah di Louisiana dan Texas.
Belerang atau sulfur adalah unsur kimia dalam tabel priodik yang memiliki lambang S dan nomer 16. Termasuk kedalam periode ke-3 yang ditemukan di alam dalam bentuk unsur bebas. Bentuknya adalah non-metal yng tak berasa , tak berbau,dan multivalent. Belerang dalam bentuk aslinya adalah zat padat keristalin kuning . Di alam belerang dapat di temukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral-mineral sulfida dan sulfat. Secara komersilnya , sulfur di gunakan terutama dalam pembuatan H2SO4 dan pada vulkanisasi karet.

Kamis, 26 Februari 2009

cerpen aku

SUATU SENJA DI BULAN PEBRUARI

Langit hampir meremang , sejuk mengelabu. Di barat masih kelihatan goresan-goresan warna merah lembut seperti lukisan hidup. Sisa pijaran matahari yang sudah begitu lelah .
Aku pandangi senja tuk kesekian kalinya, yang mulai di rangkul gelap.Aku jelajahi padang ilalang yang terhampar di depan mataku. Dulu diantara bunga ilalang itu aku suka menapaki jalan setapak dan di jalan setapak itulah aku bertemu dengannya tanpa dugaan sebelumnya.Sebulan yang lalu, aku bertemu dengan lelaki itu, lelaki yang pernah menumbuhkan bunga-bunga di hatiku hampir dua tahun lamanya .Ya….ilalang di depanku inilah yang telah membuat hati kami merah menyala dan tiba-tiba aku merasa kangen padanya …..kangen yang sangat menyiksa.Dan hatiku….hatiku bagai teriris darahnya menetes satu-satu hangat terasa menjelajari seluruh peredaran urat nadiku.
Aku merasa selama ini telah berada dalam sandiwara cinta yng memuakkan dan ingat hal itu aku ingin menangis…menangis selayaknya tangisan , tapi kali ini aku tak ingin menangis.Tidak!.rasanya itu harus diletakkan jauh-jauh di belakang sana / telah kugunakan sebagai aksesori kehidupan yang menghiasi dada kesabaranku selama ini.Tidak!.tangisan ini tak perlu lagi dan aku tak cukup mengerti , kenapa aku mesti mencintainya, kalau pada akhirnya cinta ini akan sirna juga.
Selama ini aku merasa memilikinya tapi benarkah dia mau mengimbangi perasaanku? kalau ternyata dia pergi meninggalkanku tanpa jelas apa alasannya hingga akupun tak tahu harus berbuat apa dan membiarkannya pergi.
“kau itu laksana permata bagiku , meski ada dalam lumpur sekalipun, kau tetap permata yang berharga dan cahayanya takkan pernah pudar, karena itu tetaplah menjadi permata ku yang berharga.”
Kata-kata itulah yang sering kau ucapkan padaku dulu, bahkan sering kali didalam kangenku padamu seperti halnya saat ini aku suka sekali mengulang dan mengeja kalimat yang kau ucapkan itu .Dan mencoba meresapi maknanya satu persatu
Benarkah aku permata? seperti yang kau ucapkan , mungkin engkau benar aku permata yang cahayanya tak pernah pudar ,walau dalam lumpur sekalipun aku tetaplah permata yang berharga.Tapi tanpamu rasanya cahayaku begitu hambar .Begitu rapuh, Begitu mudah luluh.Aku ah…masa lalu lagi, Masa lalu lagi. Tidak! aku tak boleh mengenangnya lagi ,untuk apa?
Tiba-tiba aku tersadar oleh elusan angin yang membelai rambutku .Kulihat gelap menyelimuti bumi. Kenapa?...kenapa tiap senja kuingin melewatinya dengan memikirkanmu, mengenangmu, dan mengingat semua tentang kamu. Aku semakin merasakan kesendirinku lagi, siluet daun ilalang , desir angin yang kadang-kadang nakal, langit bersih , dan selebihnya lengang panjang membentang. Aku dalam sendiri lagi, tak ada seorangpun yang menemaniku, setidaknya yang bicara ,menyapa /sekedar tersenyum padaku /apa saja yang dapat di jadikan pengisi kekosongan ini
Sekali lagi kureguk udara malam, mencoba melepaskan semua yang ada di jiwa ini, agar tak terasa terhimpit lagi .Akupun pergi meninggalkan kekosongan yang terbujur kaku di belakangku
Namun baru saja beberapa langkah, alunan lagu drive lagu kasukaanku mengalun lembut
“senja kini berganti malam,
menutup hati yang lelah.
dimanakah engkau berada?
aku tak tahu dimana,
tlah kita lalui semua,
jerit tangis canda tawa,
kini hanya untaian kata
hanya itulah yang aku punya……..?”
“lagu ini,…..jangan-jangan,…? Kataku dalam hati , sambil cepat membalikkan badan. Tak jauh dari tempatku berdiri sesosok tubuh mematung menatapku.Dia datang lagi..akhirnya dia datang lagi…..!
“Aku tahu, pasti kamu kesini, maafkan aku?” katanya sambil memelukku.
Sementara lagu drive masih mengalun lembut

“sesungguhnya aku tak bisa
Jalani waktu tanpamu
Perpisahan bukanlah duka
Meski harus menyisakan luka…….”